
Sphygmomanometer Aneroid Manual Lateks dengan Manset Nilon adalah alat kesehatan yang digunakan untuk mengukur tekanan darah. Ini fitur manset nilon untuk mengukur tekanan darah. Karena keakuratan, keandalan, dan kemudahan penggunaannya, ini banyak digunakan di lingkungan klinis seperti rumah sakit, klinik, dan perawatan di rumah.
Parameter Produk
| Nama Merek | EXANOVO atau OEM |
| Model | MC-20B |
| Kisaran tekanan | 0 hingga 300mmHg |
| Ketepatan | ±3mmHg |
| Sub-divisi | 2mmHg |
| Bahan Pengukur | Paduan seng/aluminium |
| Manset | Nilon |
| Bohlam | Getah |
| Kandung kemih | Getah |
| D cincin manset | Opsional |
| OEM | Dapat diterima |
| Tas | Tas kulit tahan lama |
| Sertifikat | CE/ISO |
| Kemasan | 50 set/kotak |
| Keuntungan | Ringan dan kompak, mudah dibawa, cocok untuk perawatan kesehatan |
Komponen Produk
1. Sphygmomanometer Aneroid: Ini adalah komponen utama yang menampilkan nilai terukur. Berbeda dengan sfigmomanometer air raksa, sfigmomanometer aneroid menggunakan putaran mekanis untuk menampilkan pembacaan tekanan darah. Pelat jam biasanya menunjukkan angka 0 hingga 300 milimeter air raksa (mmHg).
2. Manset: Manset terbuat dari bahan nilon tahan lama, memastikan daya tahan dan kenyamanan. Ini membungkus lengan atas dan untuk sementara menghalangi aliran darah untuk memungkinkan pengukuran.
3. Bola Inflasi: Bola inflasi digunakan untuk menggembungkan manset secara manual. Biasanya dilengkapi dengan katup satu-arah untuk deflasi yang terkendali.
4. Katup Pelepas Tekanan: Katup ini memungkinkan manset mengempis secara bertahap setelah inflasi, dikendalikan oleh operator, untuk memastikan pembacaan yang akurat.
5. Stetoskop (opsional): Biasanya digunakan dengan sphygmomanometer untuk mendengarkan detak jantung dan mengukur tekanan darah sistolik dan diastolik secara akurat.
Cara menggunakan
1. Persiapan: Pastikan jarum monitor tekanan darah berada pada angka nol. Jika tidak, sesuaikan ke nol.
2. Memasang Manset: Lingkarkan manset nilon di sekitar lengan atas subjek, dengan tepi bawah manset kira-kira 2-3 cm dari fosa antecubital. Manset harus cukup kencang sehingga jari dapat dimasukkan.
3. Inflasi: Gunakan balon lateks untuk mengembang manset sambil mengamati jarum pada pelat jam hingga mencapai kisaran tekanan yang sesuai.
4. Pengukuran: Selama pengukuran, dengarkan denyut nadi arteri brakialis dengan stetoskop untuk mengetahui tekanan darah sistolik dan diastolik.
5. Mengempis: Buka perlahan katup-berlapis krom untuk melepaskan udara di dalam manset secara bertahap sambil mengamati jarum pada pelat jam.
Keuntungan
1. Akurasi: Sphygmomanometer aneroid umumnya sangat akurat jika dirawat dengan baik.
2. Bebas Merkuri-: Tidak seperti sphygmomanometer merkuri, yang menimbulkan risiko kebocoran dan kontaminasi merkuri, sphygmomanometer aneroid lebih aman bagi pasien dan profesional kesehatan.
3. Lateks-Bebas: Dijamin terhindar dari reaksi alergi terhadap lateks.
4. Biaya-Efektif: Biasanya lebih murah dibandingkan sphygmomanometer digital otomatis.
5. Daya Tahan: Manset nilon tahan lama dan tidak mudah rusak dibandingkan bahan lainnya.
Catatan
1. Kalibrasi Reguler: Untuk memastikan hasil pengukuran yang akurat, disarankan untuk mengkalibrasi monitor tekanan darah secara teratur.
2. Pemakaian yang Benar: Posisi dan kekencangan manset dapat mempengaruhi hasil pengukuran, sehingga sangat penting untuk memakainya dengan benar.
3. Hindari Inflasi Berlebihan: Selama inflasi, hindari inflasi berlebihan untuk menghindari ketidaknyamanan pada pasien.
Tag populer: sphygmomanometer aneroid manual lateks dengan manset nilon, Cina, pemasok, produsen, pabrik, grosir, murah, buatan China